Miras dan Pergaulan Bebas Memicu Terjadinya Kasus Asusila

Miras dan Pergaulan Bebas Memicu Terjadinya Kasus Asusila
Foto Istimewa

MAGELANG - Tindak asusila dan pemerkosaan yang terjadi disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah Minuman Keras (Miras) dan Pergaulan Bebas. Selain itu, kurangnya kontrol dari orang tua dan masyarakat sekitar menambah daftar faktor penyebab tindak asusila.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun sesaat setelah menggelar rilis kasus tindak asusila yang terjadi di wilayah hukum Polres Magelang, Jumat, 14/01/2022.

" Selain itu kalau di daerah kita adalah mulai terkikisnya adat istiadat budaya Jawa, perilaku sopan santun yang sudah mulai hilang itu menjadi celah bagi pelaku tindak asusila, " katanya.

Untuk itu pihaknya akan selalu mendorong Bhabinkamtibmas untuk dapat bersinergi dengan masyarakat menggalakkan kembali faktor-faktor tersebut dalam rangka upaya mencegah terjadinya tindak asusila.

Tempat dan rumah kosong menurut Kapolres menjadi tempat yang sering digunakan untuk melakukan tindak asusila. Untuk itu dirinya menghimbau kegiatan siskamling agar dapat terus digalakkan untuk mengetahui keluar masuk warga terutama di malam hari.

" Orang yang bermalam bisa kita ketahui itu siapa, keperluannya apa sehingga ini dapat menjadi deteksi dini mencegah terjadinya hal tersebut (Tindak asusila), " lanjutnya..

Sajarod menjelaskan jika sebagian besar tindak asusila selalu diikuti dengan tindakan intimidasi dari pelaku kepada korban. Karena melalui intimidasi maupun ancaman korban akan merasa takut sehingga pelaku dapat melakukan tindak asusila dengan leluasa.

" Selain intimidasi dan ancaman juga karena adanya bujuk rayu dari pelaku sehingga korban terlena dan mengikuti keinginan pelaku, " jelasnya.

Faktor lain yang menyebabkan tindak asusila menurut Sajarod adalah kurangnya filter dalam menggunakan media sosial. Ketika masyarakat memiliki filter dan bijak dalam bermedia sosial menurutnya justru akan memberikan banyak manfaat.

" Media sosial itu tergantung bagaimana masyarakat menggunakannya. Ada filter yang baik atau tidak. Kembali lagi orang tua juga harus menerapkan fungsi kontrol anak dalam bermedia sosial, " ujarnya 

Kapolres berharap, kasus pemerkosaan yang terjadi di wilayah Kecamatan Windusari yang dirilis oleh Polres Magelang dapat menjadikan pelajaran untuk bersama-sama mencegah terjadinya tindak asusila.(*)

Editor : Agung Lbs

Agung Setiyo

Agung Setiyo

Previous Article

Vita Beri Bantuan Bioflok di Ponpes Hidayatul...

Related Posts

Peringkat

Profle

Sopiyan hadi

Aa Ruslan Sutisna

Aa Ruslan Sutisna

Postingan Bulan ini: 4

Postingan Tahun ini: 4

Registered: Oct 27, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 3

Postingan Tahun ini: 3

Registered: Apr 14, 2021

Herman Djide.B

Herman Djide.B

Postingan Bulan ini: 3

Postingan Tahun ini: 3

Registered: Jan 3, 2022

Edi Purwanto

Edi Purwanto

Postingan Bulan ini: 2

Postingan Tahun ini: 2

Registered: Jan 2, 2022

Profle

Nanang suryana saputra

PABPDSI Kabupaten Sukabumi Resmi Dilalantik, Ketum PABPDSI: Ini Merupakan Agenda Nasional
Sasar Perkampungan, Tiga Pilar Kelurahan Ma'rang Cari Warga untuk di Vaksin
Robiah  Wanita Tua Warga Dusun Patrol Desa Cibenda Cari Nafkah Dari Hasil Menjual Sapu Lidi
Tiap Hari,  Kepala Kelurahan Talaka Hartati Siapkan Pelayanan Vaksinasi di Kantornya

Follow Us

Recommended Posts

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Mengakibatkan Rumah Warga Cimrutu Roboh
Presiden Resmikan Pasar Johar di Semarang
Ketua BNSP Serahkan Langsung Sertifikat Lisensi LSP SDM TIK
Indonesia Satu untuk Satu Indonesia
LSP SDM TIK Peroleh Sertifikat Lisensi dari BNSP